pdam.kotapalopo@yahoo.co.id (0471) 325981

Pertengahan April 2016 ini, PDAM Palopo akan mengoperasikan water treatmen plant (WTP) di 2 Kecamatan

SIPAM PALOPO,–Kabar gembira bagi warga Kota Palopo di wilayah Kecamatan Wara Timur dan Sendana, yang selama ini mengeluhkan kurang lancarnya distribusi air bersih PDAM Kota Palopo. Paling lambat medio atau pertengahan April 2016 ini, PDAM Palopo akan mengoperasikan water treatmen plant (WTP) khusus untuk dua kecamatan di ‘Kota Idaman’ ini.

Direktur PDAM Kota Palopo, H Yasir, Kamis (31/3/2016) sore kemarin, bersama Sekretaris dan Anggota Dewan Pengawas PDAM Kota Palopo, Soenandar Latief dan Chaerul Baderu, meninjau persiapan peresmian WTP khusus untuk Kecamatan Wara Timur dan Sendana. “Pada intinya, WTP jalur Wara Timur dan Sendana siap dioperasikan, sisa menunggu waktu yang tepat untuk meresmikannya,” kata Yasir.

Menurut Yasir, jika WTP khusus Wara Timur dan Sendana tersebut beroperasi, maka ribuan rumah pelanggan di dua kecamatan itu tidak akan mengalami lagi masalah kemacetan distribusi air bersih. Bahkan, kata Yasir, ribuan pelanggan PDAM yang bermukim di beberapa perumahan di Wara Timur, terutama Perumahan Benteng, Nyiur Permai, dan Hartaco, yang selama ini memakai mesin untuk menyedot air supaya lancar, tidak perlu lagi menggunakan mesin.

“Distribusi air PDAM untuk rumah-rumah pelanggan di Wara Timur dan Sendana, termasuk perumahan di dua kecamatan itu akan lancar 1 X 24 jam, karena distribusi airnya sudah memakai WTP dan jalur distribusi khusus,” kata Yasir.

Selama ini, wilayah Wara Timur dan Sendana, seringkali mengalami kemacetan distribusi air bersih, karena berbagi distribusi air bersih dengan puluhan ribu pelanggan di Kecamatan Mungkajang, Wara, Wara Selatan, termasuk Sendana.
“Akibatnya, khusus rumah-rumah pelanggan di Wara Timur yang berada di perumahan padat penduduk seringkali mengalami kemacetan distribusi air bersih, karena air sisa dari beberapa kecamatan yang berada di wilayah terdekat dari Kantor PDAM, mulai dari Mungkajang dan Wara,” kata Yasir.

Nah, setelah WTP jalur khusus Wara Timur dan Sendana, pelanggan PDAM di dua kecamatan itu tidak lagi berbagi air dengan puluhan ribu pelanggan di tengah kota, mulai dari pelanggan di Mungkajang dan Wara. “Makanya, karena jalur khusus, distribusi airnya akan lancar dan diupayakan tidak macet,” kata Yasir.

Untuk mendukung pendistribusian air bersih ke Wara Timur dan Sendana, lanjut Yasir, WTP baru yang dibangun senilai Rp14,7 miliar itu, didukung mesin pendorong air, sehingga distribusi air bisa lebih lancar.

“WTP dan berbagai perangkatnya, termasuk bak penampung serta mesin pendorong, semuanya dibiayai atas suntikan dana APBN 2015 senilai Rp14,7 miliar. WTP ini sudah siap beroperasi sehingga pelayanan air bersih kepada sekitar 5.000-an pelanggan PDAM di wilayah Wara Timur dan Sendana bisa lebih lancar,” imbuh Yasir. (satriani SeruYA)

   PDAM